Senin, 30 Desember 2013

Download Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Download Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah film drama romantis Indonesia tahun 2013 yang disutradarai oleh Sunil Soraya dan diproduksi oleh Ram Soraya. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Buya Hamka. Tenggelamnya Kapal Van der Wijck mengisahkan tentang perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian. Diproduksi oleh Soraya Intercine Films, film ini antara lain dibintangi oleh Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahadian, dan Randy Danistha.

Dengan biaya produksi yang tinggi, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck menjadi film termahal yang pernah diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Proses produksinya sendiri menghabiskan waktu selama lima tahun, dan penulisan skenarionya dilakukan selama dua tahun. Film ini dirilis pada tanggal 19 Desember 2013.

Situs Resmi   : http://www.sorayafilms.com
Produser       : Sunil Soraya
Sutradara      : Sunil Soraya
Pemain          : Herjunot Ali - Pevita Pearce - Reza Rahadian – Randy Danistha
Produksi        : PT. Soraya Intercine Films
Durasi Film    : 165 Menit
Size               : 800MB
Story             : Diangkat dari Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Buya Hamka

Download

Untuk cara menggabungkan file filmnya, klik disini

Sumber : http://www.sinthaistudio.com/tenggelamnya-kapal-van-der-wijck-2013-bluray-720p-800mb

cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami. Study Tour Ke Bali

kali ini saya membagikan contoh cerpen berdasarkan peristiwa yang pernah dialami.
langsung saja nihh saya  bagii :) :D ;)



Satu Kamar Berdelapan

Terlihat sekumpulan anak duduk di emperan kelas. Bagus, Andi dan Doni asik berbincang-bincang membahas kegiatan Study Tour yang sekolah mereka adakan.
“Kamu  pilih study tour kemana Gus?” tanya Andi kepada Bagus dengan nada bercanda dan ekspresi wajah tersenyum menghadap Bagus.
“Kemana aja asalkan heppy,” jawab Bagus sambil tertawa.
Dengan ekspresi wajah yang masih tertawa dan tersenyum-senyum, Andi menjawab omongan Bagus “Ada-ada aja kamu Gus.”
Doni yang sedari tadi hanya diam  melihat tingkah laku  temannya tersebut pun menabrak omongan  Andi. “Bagus memang benar Ndi. Kemana aja yang penting heppy.”
“Iya deh, yang penting  heppy,” jawab Andi dengan wajah  menatap kewajah Bagus dan Doni.
Perkataan Andi tersebutpun mengakhiri kebersamaan mereka siang itu.

********
Tibalah waktu keberangkatan Study Tour sekolah mereka ke Bali. Bagus CS pun sudah berkumpul bersama seperti biasanya. Bagus yang suka bercanda sudah memulai polahnya dengan mengledek Doni,
 “Mau Study Tour apa mau  pindah rumah kamu Don?” dengan wajah yang  memandangi barang bawaan Doni.
Doni menjawab dengan ekspresi bercanda “Mau pindahan ! ya mau Study Tourlahh.”
Hari sudah petang, Bagus dan teman-temannya belum juga berangkat. Saat bulan semakin jelas diatas langit, Bagus CS pun masuk ke bus. Di dalam bus, Bagus kembali mengeluarkan candaan mautnya. Namun Andi dan Doni tak merespon candaannya. Bagus menoleh kewajah Andi dan Doni, ternyata mereka sudah tertidur dengan pulasnya. Rasa kantuk yang menerpa Andi dan Doni sudah tak tertolong. Dengan kesalnya, Bagus pun  ngeromed sendiri dan akhirnya ikut tidur.

********

Malam berlarut menemani perjalanan Bagus dan teman-temannya. Bulan bersinar terang menyinari petangnya malam. Bagus CS terbangun saat bus yang mereka naiki berhenti dimasjid untuk melaksanakan sholat subuh. Bagus CS turun dan melaksanakan sholat subuh.
Dalam perjalanan  Bagus tak seperti biasanya yang suka bercanda dan asik mengajak berbicara temannya. Bagus tampak lesu dan tak bersemangat.
“Ada apa denganmu wahai Bagus si anak crewet?” tanya Andi dengan nada bercanda.
“Haha Bagus kenapa tuhh?” sahut Doni dengan wajah tersenyum.
Bagus hanya diam dan tak merespon perkataan temannya tersebut. Ia tak mempedulikan apa yang dikatakan Andi dan Doni. Akhirnya Baguspun tertidur dengan pulas saat teman-temannya sedang bercanda.

Matahari mulai menampakan dirinya, hari mulai terang. Bagus yang sempat tertidur pulas sudah terbangun, karena bus yang ia naiki berhenti direstoran untuk makan pagi. Bagus sangat lahap dan bersemangat saat makan pagi. Donipun menegur Bagus dengan perkataannya.
“Makan kaya ngga pernah makan aja kamu. Makannya yang sabar aja donk. Ntar keselek rasain looh.”
“Biarin aja kali. Yang makan juga gue, kenapa lo yang repot,” Jawab Bagus dengan ekspresi wajah yang tak seperti biasanya.
“Dibilangin ngga percaya, keselek baru tau  rasa lo!” Jawab Doni dengan nada kesal.
Perjalanan kembali dilanjutkan, Bagus CS yang kelelahan akhirnya tertidur pulas.

********

Matahari mulai menghilang, perjalanan Bagus CS masih panjang, mereka baru sampai didaerah madiun. Mereka bercanda dan terus bercanda untuk mengisi waktu luangnya di perjalanan.
Malam berlarut, Bagus CS sudah sampai di pelabuhan. Mereka menyebrang menggunakan kapal ferri. Saat fajar mulai muncul, mereka sudah berada dipulai Bali, pulau tujuan mereka. Matahari sudah bertambah jelas, perjalanan masih berlanjut ke Tanah Lot. Bagus CS hanya berfoto-foto di Tanah Lot. Saat matahari sudah berada diatas kepala, Bagus CS menuju ke Tanjung Benoa dan Garuda Wisnu Kencana. Mereka berfoto-foto dan makan siang.
Saat matahari sudah berada di ufuk barat, Bagus CS dan rombongan bertolak ke Pantai Dreamland Kuta untuk melihat keindahan sunset. Matahari telah menghilang, Mereka menuju penginapan dan sampai saat bulan sudah muncul di langit. Dengan rasa letih dan lesu, Bagus CS turun dari bus menuju kamar penginapan. Malam berlarut, Bagus CS sudah tertidur pulas.

********

             Fajar muncul diufuk timur, Bagus CS sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan. Mereka menyaksikan Barong Dance (tari barong) dan melanjutkan mengunjungi pusat oleh-oleh khas Bali. Hari sudah menjelang sore, Bagus dan rombongan menuju ke Subak. Tempat irigasi pertanian disana. Malam harinya rombongan kembali ke penginapan. Sampai di penginapan, mereka tidak langsung istirahat. Bagus CS bermain di depan kamar penginapan. Bagus CS bercanda tawa bersama.
            Saat malam semakin berlarut, Bagus dan teman-temannya bermain bildyard bersama. Saat malam bertambah larut, Andi mengajak Bagus dan Doni untuk bermain kekamar teman sebelah, tetapi Bagus memilih tidak ikut dan memilih menunggu di kamar.
            “Kita ke kamar Fian yuk?” tanya Andi kepada Bagus dan Doni.
“ Ngga lahh, aku ngga ikut,” jawab Bagus dengan nada lesu.
“Yahh,, Bagus masa ngga ikut sihh? Ngga asikk yahhh,” sahut Doni dengan nada dan ekspresi yang tidak semangat.
Bagus menjawab dengan nada lemas, “Penginnya sihh ikut, tapi ngga lahh, aku di kamar aja lahh.”
“Ya udah, aku pergi sama Doni dulu ya. Nih kunci kamar pegang kamu aja,” jelas Andi.
“Okee!” jawab Bagus.
Andi dan Doni bergegas pergi bermain ke kamar temannya. Mereka berbincang, bercanda tawa bersama teman lainnya. Malam semakin larut, Andi dan memutuskan untuk kembali ke kamar. Saat berada di depan kamar, Andi dan Doni mendapati pintu kamar sudah terkunci dari dalam. Andi mengintip, ternyata Bagus sudah tertidur pulas. Mereka mengetuk-ngetuk pintu dan berteriak memanggil nama Bagus.
“Bagus bangun Gus !”
Tetapi Bagus tak meresponnya. Akhirnya dengan perasaan yang berbeda dari biasanya, Andi marah dan berbicara yang tidak-tidak.
“Dasar Bagus tak punya pikiran!! Teman ada di luar kok pintunya dikunci. Ditinggal tidur lagi! Dasar bego,” ucap Andi sambil marah-marah.
Doni berusaha menenangkan pikiran Andi, “Udahlah biarin aja, paling Bagusnya ketiduran.”
“Iya sihh, tapi gimana nasib kita nihh. Mau tidur dimana?” jawab Andi menjelaskan.
“Udahlah, kita numpang tidur di kamar sebelah aja,” jelas Doni.
“Iya dehh, yuk kita ke kamar sebelahh,” sahut Andi.
Akhirnya Andi dan Doni menumpang di kamar sebelah dengan 8 orang dalam satu kamar.

********

Fajar sudah muncul diufuk timur, Andi dan Doni terbangun dan kembali ke kamar mereka. Di kamar mereka, sudah tampak Bagus yang sedang berpakaian. Andi dan Doni pun cuek kepada Bagus karena kejadian semalam. Bagus yang merasa bersalahpun meminta maaf kepada Andi dan Doni. Andi dan Doni semula tak merespon permintaan maaf dari Bagus. Tetapi akhirnya mereka memaafkan Bagus.
“Maafin aku lahh, aku semalem ketiduran. Aku terpaksa mengunci pintu karena aku dah ngantuk,” Bagus menjelaskan kepada Andi dan Doni.
“Iya dehh aku maafin. Tapi jangan ulangi lagi ya,” Jawab Doni.
“Iya jangan ulangi lagi. Lo tau ngga kiata tidur dimana?” Tambah Andi.
“Ngga tau. Emang tidur dimana?” Tanya Bagus.
“Kita tidur dikamar sebelah, 8 orang sekamar tau,” Jelas Andi dengan raut wajah yang tampak marah.
Pagi berlalu, mereka kembali melanjutkan perjalanan. Menuju Wisata Hutan Pala Sangeh. Disana mereka melihat-lihat hewan monyet dialam bebas. Mereka bercanda ria kembali.
Siang harinya mereka melanjutkan perjalanan ke Danau Bedugul untuk makan siang dan melihat keindahan alam Bedugul. Matahari mulai menghilang, Bagus CS melanjutkan perjalanan menuju ke penyebrangan dan menyebrang ke pulau Jawa. Dalam perjalanan, mereka kembali bercanda dan berbincang-bincang bersama. Malam berlarut, Bagus CS masih asik bercanda ria. Sampai akhirnya mereka tertidur pulas dan terbangun di pagi harinya.
Mereka meneruskan perjalanan dengan penuh kegembiraan.



THE END


JANGAN LUPA KOMENTAR YA SOOBB... :D jangan lupa JOIN THIS SITE

thanks

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Bocah Pedot | Bloggerized by FAJAR